A.
Energi Listrik
Energi listrik merupakan energi yang paling banyak
digunakan pada saat sekarang ini. Energi listrik banyak digunakan sebagai
penerang rumah dan jalan, baik di kota maupn di desa, energi listrik juga di
gunakan untuk menggerakkan mesin dan menyalakan peralatan rumah tangga. Contoh
: kereta api listrik, setrika, komputer, TV, dan Radio.
1.
Gejala Kelistrikan
Saat kita menggosokkan benda dari plastik, maka benda akan
bermuatan listrik. Adannya gejala kelistrikan inilah yang membuat benda plastik
dapat menarik potongan – potongan kertas atau benda – benda kecil lainnya.
Namun, tarikan itu hanya berlansung sementara (sebentar), hal itu terjadi
karena benda plastik menjadi tidak bermuatan listrik lagi.
Saat kita menyisirrambut yang terlalu lama, maka sisir plastik
dapat menarik rambut karena sisir menjadi bermuatan listrik. Muatan listrik iyu
terjadi karena panas yang dihasilkan oleh gesekan antara rambut dengan sisir.
2.
Sumber Energi Listrik
Sumber energi listrik adalah benda yang dapat menimbulkan arus
listrik. Sumber energi listrik antara lain : baterai dan aki. Keduanya memiliki
kutub positif (+) dan kutub negatif (-). Baterai dan aki tergolong sumber
energi yang kecil. Keduanya hanya mampu
menyalakan lampu snter atau bola lampu berukuran kecil. Sumber energi
listrik secara lengkap di jelaskan
sebagai berikut.
a. Generator
Pada satu
rumah untuk menyalakan lampu cukup menggunakan sumber energi berupa generator
berukuran kecil. Namun, untuk menyalakan lampu di seluruh jalanan dan rumah –
rumah, tentu saja generator kecil tidak akan sanggup, apaliagi menggunakan
baterai dan aki. Sumenr energi yang diperlukan untuk itu harus berupa generator
berukuran besar.
Generator
seperti ini terdapat pada pusat pembangkit energi listrik ada berbagai jenis,
hal itu bergantung pada tenaga yang
membangkitkannya. Ada listrik yang
dibangkitkan oleh tenaga air,
angin, diesel, dan sebagainya.
Di bawah
ini beberapa jenispembangkit listrik berdasarkan tenaga penggeraknaya.
1)
Pusat
Listrik Tenaga Air (PLTA)
2)
Pusat
Listrik Tenaga Diesel (PLTD)
3)
Pusat
Listrik Tenaga Uap (PLTU)
4)
Pusat
Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
5)
Pusat
Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) (PLTG)
6)
Pusat
Listrik Tenaga Matahari (Surya)
7)
Pusat
Listrik Tenaga Angin
Pada pusat Listrik
Tenaga Air (PLTA), air dibendung terlebih dahulu sehingga permukssnyas menjadi
tinggi. Air yang dibendung ini menyimpan energi potensial.
Kemudian, air ini
dialirkan melalui terowongan menurun. Aliran air tersebut akan memutar turbin
yang di gandeng dengan generator.
Generator yang berputar
menghasilkan energi listrik. Pada saat air bergerak dalam terongan, energi
potensial air berubah menjadi energi kinetik. Energi kinetik air inilah yang
memutar turbin yang di hubungkan dengan generator.
Pada Pusat Listrik
Tenaga Diesel, mesin diesel yang dihidupkan dengan minyak diesel (solar)
langsung menggerakkan generator sehingga timbul energi listrik.
Pada Pusat Listrik
Tenaga Matahari, cahaya matahri diterima oleh sel surya. Kemudian, sel surya
mengubahnya menjadi energi Listrik.