A. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Gerak Benda
Perhatikan saat kita bermain ketapel !!
ketika karet tersebut di tarik dengan kuat, maka kerikil akan terlontar dengan
cepat. Ketoka karet ditarik dengan lemah, maka kerikil akan terlontar dengan
lemah. Kekuatan tarikan pada ketapel tergantung gaya otot yang di berikan. Semakin
otot kuat menarik, semakin besar pula gaya pada ketapel.
Pernahkah
kalian melihat atau membuat ketapel dapat di gunakan untuk melontarkan batu.
Katapel dibuat dengan memanfaatkan sifat karet yang lentur. Bagaimana cara
membuat dan cara kerja katapel ? nah, dengan mengikuti langkah – langkah
berikut ini.
Membuat Sebuah katapel
Alat dan bahan : ranting kayu berbentuk Y, kulit dari sepatu
bekas berukuran 3 cm x 5 cm, 2 buah karet pentil dengan panjang 20 – 25 cm,
pisau, tali rafia.
Langkah Kerja :
1.
Buatlah
lekukan di kedua ujung ranting kayu bagian atas pada jarak 0.5 cm ujung
ranting. Hati – hatilah saat menggunakan pisau. Jangan sampai tanngan kalian
tergores.
2.
Buatlah
lubang di kedua ujung kulit sehingga karet pentil dapat dimasukkan. Kulit ini
berfungsi sebagai bantalan.
3.
Masukkan
salah satu ujung karet pentil pada lubang lainnya. Ikat dengan kencang
menggunakan tali rafia.
4.
Ikatlah
setiap ujung karet pentil yang bebas pada lekukan di kedua ujung ranting kayu.
Katapel kalian telah siap di gunakan.
5.
Nah,
sekarang ambillah sebuah batu kecil. Letakkan batu pada bantalan katapel.
Tariklah karet katapel sehingga menjadi kencang. Lepaskan pegangan kalian pasa
bantalan katapel. Apa yang terjadi pada batu ?
Saat
menarik karet pentil, berarti kalian memberikan gaya pada karet pentil.
Akibatnya, karet pentil menjadi kencang. Setelah tarikan dilepasc (gaya
dihilangkan), karet pentil kembali ke keadaan semula. Saat itu, karet prntil
mempunyai gaya yang lebih besar dari gaya tarik. Gaya inilah yang menyebabkan
batu kerikil terlontar dari bantalannya. Semakin jauh kalian menarik karet
pentil, semakin besar gaya gaya yang kalian berikan. Ini berarti semakin besar pula pula gaya yang ditimbulkan karet
katapel adalah gaya pegas . di sebut gaya pegas karena sifat karet seperti
sifat pega.
Karet dan
pegas mempunyai sifat yang sama,
yaitu bersifat elastis (lentur). Selain
katapel, peralatan lain yang memanfaatkan gaya pegas adalah busur panah. Saat ditarik,
tali busur mendapatkan sama dengan proses terlontarnya batu dari lontaran batu
dari dari bantalaan katapel. hal ini menunjukkan bahwa gaya pegas dapat
mengakibatkan benda bergerak. Besarnya gaya tarik pada karet dan tali busur
mengaruhi kecepatan gerak benda. Semakin besar gaya tarik, semakin cepat batu
batu dan anak panah bergerak dengan demikian, jarak yang di tempuh juga semakin
jauh.
Berdasarkan uraian di atas dapat
disimpulkan bahwa besarnya gaya mempengaruhi gerak benda. Makin besar yang
diberikan, makin cepat benda bergerak. Sebaliknya, maka kecil gaya yang diberikan
makin pelan benda bergerak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar